Bisnis UKM

12 Peluang Usaha Kecil Menengah UKM untuk Bisnis di Indonesia

Peluang Usaha Kecil Menengah (UKM) untuk Bisnis di Indonesia. Banyak cara untuk memiliki rumah. Jika ingin membeli sendiri, penghasilan bulanan wajib mencukupi. Untuk itu, Anda bisa menjadi pebisnis UKM.

Usaha Kecil Menengah (UKM) atau istilah lainnya Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) adalah sebuah bisnis yang dijalan dengan modal kecil bagi siapapun yang ingin memulai usaha. Hal ini juga didukung oleh pemerintah melalui berbagai kegiatan, pelatihan, dan lainnya. Dengan modal kecil, UMKM bisa dilakukan dari rumah sendiri dulu.

Inilah yang memunculkan banyaknya ‘home industri’ atau industri rumahan. Jika digeluti dengan baik dan tekun, tentu UMKM bisa menjadi bisnis dengan penghasilan besar. Anda sedang mencari ide bisnis UMKM? diartikel Rumah.com ini akan membahas lebih lanjut mengenai:

Apa Itu UMKM?

Contoh Ide UKM yang Layak Ditiru

  1. Bisnis Kuliner
  2. Bisnis Fashion
  3. Bisnis Pendidikan
  4. Bisnis Otomotif
  5. Bisnis Agribisnis
  6. Bisnis Tour & Travel
  7. Bisnis Produk Kreatif
  8. Bisnis Teknologi Internet
  9. Bisnis Kecantikan
  10. Bisnis Event Organizer
  11. Bisnis Jasa Kebersihan
  12. Bisnis Kebutuhan Anak
Peluang Usaha Kecil Menengah UKM
Peluang Usaha Kecil Menengah UKM

Jenis-jenis UKM berdasarkan Undang-Undang di Indonesia

  1. Usaha Mikro
  2. Usaha Kecil
  3. Usaha Menengah

Kelebihan UKM

  1. Cepat Berinovasi
  2. Fokus Pada Satu Bidang
  3. Mudah Dimulai

 

Kekurangan UKM

  • Anggaran Operasional Terbatas
  • Tenaga Ahli Minim
  • Kapasitas Produksi Sedikit

 

1. Apa Itu UMKM?

UKM (Usaha Kecil dan Menengah) atau ada pula yang menyebutnya UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) adalah aktivitas usaha yang dilakukan oleh perorangan atau badan usaha milik perorangan. Perbedaannya dengan usaha besar dapat dilihat dari jumlah kekayaan bersih pelaku usaha dan hasil penjualan tahunan.

Dilansir dari Kontan, jumlah pelaku usaha yang bergerak di kategori mikro, kecil, dan menengah pada 2018 lalu telah mencapai 58,87 juta orang. Di antaranya, pelaku usaha mikro adalah yang paling banyak. Data ini berasal dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Badan Pusat Statistik, dan United Nation Population Fund.

Jika dibandingkan dengan jumlah penduduk Indonesia pada tahun yang sama, yaitu diprediksi sekitar 265 juta jiwa, angka ini cukup besar. Artinya, jumlah pelaku UKM di Indonesia tergolong sangat banyak. Meskipun masih dalam taraf mikro, kehadiran UKM menjadi salah satu penggerak roda perekonomian secara global di Indonesia.

Karena keterbatasan modal, banyak pelaku usaha yang memulai bisnis dari kecil. Pengelolaan seadanya dan keahlian terbatas membuat laju pertumbuhan UKM biasanya tidak terlalu cepat. Namun, ada pula yang kemudian menjadi besar dan menghasilkan profit yang lumayan.

Oleh karena itu, bisnis UKM menjadi pilihan masyarakat untuk keluar dari situasi ekonomi berat. Berbisnis juga memungkinkan pelaku usaha memiliki penghasilan baru yang bisa disisihkan untuk membeli kebutuhan keluarga, termasuk rumah.

Peluang Usaha Kecil Menengah UKM - Sembako
Peluang Usaha Kecil Menengah UKM – Sembako

Contoh Ide UKM yang Layak Ditiru

Lalu, apa saja jenis bisnis yang termasuk dalam kategori UKM? Apabila dieksplorasi, ada banyak peluang yang bisa dikembangkan, di antaranya 12 contoh berikut:

Bisnis Kuliner

Kuliner adalah bisnis yang tak pernah mati karena makanan merupakan kebutuhan semua orang. Ragam usaha kuliner yang bisa dikembangkan pun sangat banyak. Anda dapat memulai berbisnis di bidang ini dengan modal awal yang kecil. Untuk sukses, kuncinya terletak pada kualitas rasa makanan, pelayanan, dan strategi pemasaran.

Bisnis Fashion

Bisnis fashion juga berpotensi menghasilkan profit yang besar, terutama pada momen tertentu seperti hari raya. Tren mode yang terus berganti seiring perubahan zaman membuat bisnis ini tidak pernah jalan di tempat. Anda bisa mengembangkan UKM di bagian produksi maupun jual beli produk fashion, baik di toko konvensional, maupun online.

Bisnis Pendidikan

Tempat-tempat kursus dan pelatihan tatap muka cukup digemari, baik pelajar sekolah maupun orang yang ingin menambah keahlian khusus. Untuk memulai berbisnis di bidang ini, Anda harus mengenali kemampuan diri sendiri sebagai modal awal. Selanjutnya, tawarkan keunggulan yang tidak bisa diperoleh pengguna jika hanya belajar secara online.

Bisnis Otomotif

Ada banyak peluang bisnis UKM di bidang otomotif, antara lain jual beli suku cadang kendaraan, rental mobil atau motor, bengkel otomotif, dan jasa cuci kendaraan. Bisnis ini sangat potensial karena jumlah kendaraan terus bertambah. Menurut Katadata, di Jakarta saja, rata-rata pertumbuhan jumlah kendaraan bermotor adalah 5,3% per tahun.

Bisnis Agribisnis

Sebagai kebutuhan pokok, peluang bisnis agribisnis, yaitu bisnis di bidang pertanian dan peternakan, sangat terbuka lebar. Namun, pelaku UKM masih didominasi oleh orang tua. Beberapa contohnya adalah ternak ayam potong atau ayam petelur, budidaya tanaman rempah, jual sayur organik, dan jual bibit tanaman.

Bisnis Tour & Travel

Bisnis tour & travel sangat potensial, terutama di daerah pariwisata. Anda bisa menawarkan paket tur dengan ekstra fasilitas yang memudahkan wisatawan. Bisnis ini juga mencakup layanan akomodasi, seperti guest house, cottage, villa, losmen, dan sebagainya. Ada pula bisnis oleh-oleh yang menggiurkan, baik makanan maupun produk khas.

Bisnis Produk Kreatif

Ragam produk kreatif atau kerajinan tangan memiliki nilai jual yang tinggi. Keunggulannya terletak pada keunikan dan sisi artistiknya. Ada banyak peluang usaha kecil dan menengah di bidang ini, mulai dari membuat produk fesyen hingga aksesori dan ornamen untuk rumah.

Bisnis Teknologi Internet

Berbasis teknologi internet, bisnis UKM jauh lebih berkembang. Bisnis ini dibutuhkan oleh masyarakat masa kini yang akrab dengan dunia maya. Selain potensial, bisnis teknologi internet juga memiliki lingkup yang luas sehingga memungkinkan beragam inovasi dan eksplorasi.

Bisnis Kecantikan

Dengan modal yang tidak terlalu besar, Anda bisa memulai bisnis kecantikan seperti salon. Peluangnya pun cukup besar. Supaya sukses, hal yang bisa ditawarkan adalah kualitas layanan dan variasi jasa.

Bisnis Event Organizer

Anda juga bisa menggeluti bisnis event organizer dalam skala kecil hingga menengah jika modal tak seberapa. Ada banyak contoh yang bisa dicoba, seperti menyelenggarakan acara ulang tahun, anniversary, pernikahan, dan sebagainya.

Bisnis Jasa Kebersihan

Jasa kebersihan, contohnya laundry, merupakan kebutuhan masyarakat modern. Dengan modal yang tidak terlalu banyak, bisnis sudah bisa dimulai. Selain laundry, Anda juga bisa mengembangkan jenis lain, seperti membersihkan sepatu, helm, atau rumah.

Bisnis Kebutuhan Anak

Kebutuhan anak bermacam-macam, mulai dari pakaian, makanan, bacaan, hingga mainan. Bidang bisnis ini sangat menjanjikan karena orang tua biasanya tak sungkan mengeluarkan uang untuk kebutuhan anak.

Peluang Bisnis UKM Makanan
Peluang Bisnis UKM Makanan

3. Jenis-Jenis UKM Berdasarkan Undang-Undang di Indonesia

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008, UKM atau UMKM dibagi atas 3 kelompok, yaitu usaha mikro, usaha kecil, dan usaha menengah. Untuk membedakan ketiganya, simak ulasan berikut ini:

a. Usaha Mikro

Usaha mikro adalah usaha yang dimiliki oleh perorangan atau badan usaha milik perorangan. Kriteria usaha mikro adalah memiliki kekayaan bersih maksimal Rp50.000.000 selain tanah dan bangunan. Kriteria lain adalah hasil penjualan tahunan tak melebihi Rp300.000.000.

b. Usaha Kecil

Usaha kecil adalah usaha yang berdiri sendiri dan dimiliki oleh perorangan atau badan usaha. Usaha ini bukan anak perusahaan atau cabang perusahaan dari usaha menengah atau usaha besar.

Kekayaan bersih pelaku usaha kecil adalah antara Rp50.000.000 hingga Rp500.000.000, selain tanah dan bangunan tempat usaha. Hasil penjualan adalah antara Rp300.000.000 hingga Rp2.500.000.000 per tahun.

c. Usaha Menengah

Usaha menengah merupakan usaha ekonomi produktif yang berdiri sendiri. Usaha ini dimiliki orang perorangan atau badan usaha, tetapi bukan anak perusahaan besar atau cabang perusahaan besar.

Jumlah kekayaan bersih pelaku usaha menengah adalah antara Rp500.000.000 hingga Rp10.000.000.000. Angka ini tidak termasuk tanah dan bangunan usaha. Selain itu, jumlah penjualan adalah Rp50.000.000.000 per tahun.

Tip Berbisnis untuk UKM
Sebelum menentukan jenis UKM yang ingin dikembangkan, pertimbangkan jumlah modal awal yang dimiliki.

 

Peluang Usaha Bisnis UKM Pertanian
Peluang Usaha Bisnis UKM Pertanian

4. Kelebihan UKM atau UMKM

Dibandingkan dengan usaha yang berskala besar, UKM memiliki sejumlah kelebihan. Anda dapat mengoptimalkannya untuk mendapatkan keuntungan besar dari bisnis. Berikut di antaranya:

1. Cepat Berinovasi

Usaha kecil dan menengah memiliki kesempatan untuk mengeksekusi ide-ide baru dan unik dengan. Pasalnya, sistem operasional bisnisnya tidak serumit perusahaan besar. Dengan ide yang segar, pelaku bisnis lebih mudah masuk ke target pasar dan dapat menarik minat calon konsumen.

2. Fokus Pada Satu Bidang

Keunggulan lainnya adalah lebih fokus pada bidang yang sedang digeluti. Jika sedang mengembangkan bisnis kuliner misalnya, Anda akan lebih mudah dikenal karena produk utama yang dijual. Keuntungan lainnya, Anda dapat memiliki pelanggan setia.

3. Mudah Dimulai

Salah satu kelemahan usaha berskala besar adalah membutuhkan modal besar. Namun, usaha kecil dan menengah tidak demikian. Dengan modal seadanya, UKM bisa dimulai. Karena itu, siapa pun dapat memiliki usaha, meskipun hasil awalnya pun tidak terlalu besar.

5. Kekurangan UKM

Selain memiliki kelebihan, UKM juga memiliki sisi lemah. Apa saja kelemahan usaha kecil dan menengah tersebut? Simak ulasan berikut:

1. Anggaran Operasional Terbatas

Salah satu ciri khas UKM adalah dimulai dengan modal yang kecil. Hal ini berpengaruh pada biaya operasional yang terbatas. Jika tak pandai mengelola dana yang dimiliki, pelaku usaha bisa gagal dalam mengembangkan bisnis dan terancam gulung tikar.

2. Tenaga Ahli Minim

Untuk menjalankan bisnis secara profesional, dibutuhkan tenaga ahli yang memadai. Namun, karena keterbatasan dana, UKM biasanya tidak memiliki poin ini. Dampaknya, hasil produksi tidak bisa optimal dan bisnis sulit berkembang.

3. Kapasitas Produksi Sedikit

Selain itu, kapasitas produksi UKM biasanya tidak sebanyak usaha besar karena tenaga produksi yang terbatas. Hal ini membuat pelaku bisnis tidak bisa mengambil semua order yang ada, terutama dalam skala besar yang memberikan untung banyak.

 

Kriteria UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah)

Untuk mengetahui jenis usaha apa yang sedang dijalankan perlu memperhatikan kriteria-kriterianya terlebih dahulu. Hal ini penitng digunakan untuk pengurusan surat ijin usaha kedepannya dan juga menentukan besaran pajak yang akan dibebankan kepada pemilik UMKM.

Berikut masih-masing pengertian UMKM dan kriterianya:

1. Usaha Mikro

Pengertian usaha mikro diartikan sebagai usaha ekonomi produktif yang dimiliki perorangan maupun badan usaha sesuai dengan kriteria usaha mikro.

Usaha yang termasuk kriteria usaha mikro adalah usaha yang memiliki kekayaan bersih mencapai Rp 50.000.000,- dan tidak termasuk bangunan dan tanah tempat usaha. Hasil penjualan usaha mikro setiap tahunnnya paling banyak Rp 300.000.000,-

2. Usaha Kecil

Usaha kecil merupakan suatu usaha ekonomi produktif yang independen atau berdiri sendiri baik yang dimiliki perorangan atau kelompok dan bukan sebagai badan usaha cabang dari perusahaan utama. Dikuasai dan dimiliki serta menjadi bagian baik langsung maupun tidak langsung dari usaha menengah.

Usaha yang masuk kriteria usaha kecil adalah usaha yang memiliki kekayaan bersih Rp 50.000.000,- dengan maksimal yang dibutuhkannya mencapai Rp 500.000.000,-. Hasil penjualan bisnis setiap tahunnya antara Rp 300.000.000,- sampai paling banyak Rp 2,5.000.000.000,-.

 

3. Usaha Menengah

Pengertian usaha menengah adalah usaha dalam ekonomi produktif dan bukan merupakan cabang atau anak usaha dari perusahaan pusat serta menjadi bagian secara langsung maupun tak langsung terhadap usaha kecil atau usaha besar dengan total kekayan bersihnya sesuai yang sudah diatur dengan peraturan perundang-undangan.

Usaha menengah sering dikategorikan sebagai bisnis besar dengan kriteria kekayaan bersih yang dimiliki pemilik usaha mencapai lebih dari Rp500.000.000,- hingga Rp10.000.000.000,- dan tidak termasuk bangunan dan tanah tempat usaha. Hasil penjualan tahunannya mencapai Rp2,5 .000.000,- milyar sampai Rp50.000.000.000,-.

 

Klasifikasi UKM (Usaha Kecil Menengah)

Berdasarkan perkembangannya, UKM di Indonesia dapat dibedakan dalam 4 kriteria, diantaranya:

Livelihood Activities, yaitu UKM yang dimanfaatkan sebagai kesempatan kerja untuk mencari nafkah, yang lebih umum dikenal sebagai sektor informal. Misalnya adalah pedagang kaki lima.
Micro Enterprise, yaitu UKM yang punya sifat pengrajin namun belum punya sifat kewirausahaan.
Small Dynamic Enterprise, yaitu UKM yang telah memiliki jiwa entrepreneurship dan mampu menerima pekerjaan subkontrak dan ekspor
Fast Moving Enterprise, yaitu UKM yang punya jiwa kewirausahaan dan akan bertransformasi menjadi sebuah Usaha Besar (UB).

Ciri-Ciri UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah)

  • Jenis komoditi/ barang yang ada pada usahanya tidak tetap, atau bisa berganti sewaktu-waktu
  • Tempat menjalankan usahanya bisa berpindah sewaktu-waktu
  • Usahanya belum menerapkan administrasi, bahkan keuangan pribadi dan keuangan usaha masih disatukan
  • Sumber daya manusia (SDM) di dalamnya belum punya jiwa wirausaha yang mumpuni
  • Biasanya tingkat pendidikan SDM nya masih rendah
  • Biasanya pelaku UMKM belum memiliki akses perbankan, namun sebagian telah memiliki akses ke lembaga keuangan non bank
  • Pada umumnya belum punya surat ijin usaha atau legalitas, termasuk NPWP

 

Jenis-Jenis UMKM

Seperti yang dijelaskan pada pengertian UMKM yang tertuang dalam Keppres RI No. 19 Tahun 1998 sebagai kegiatan ekonomi rakyat pada skala kecil yang perlu dilindungi dan dicegah dari persaingan yang tidak sehat.

Pada dekade terakhir ini mulai marak bermunculan bisnis UMKM mulai dari skala rumahan hingga skala yang lebih besar. Berikut ada 3 jenis usaha yang termasuk UMKM:

1. Usaha Kuliner

Salah satu bisnis UMKM yang paling banyak digandrungi bahkan hingga kalangan muda sekalipun. Berbekal inovasi dalam bidang makanan dan modal yang tidak terlalu besar, bisnis ini terbilang cukup menjanjikan mengingat setiap hari semua orang membutuhkan makanan.

2. Usaha Fashion

Selain makanan, UMKM di bidang fashion ini juga sedang diminati. Setiap tahun mode tren fashion baru selalu hadir yang tentunya meningkatkan pendapatan pelaku bisnis fashion.

3. Usaha Agribisnis

Siapa bilang usaha agribisnis di bidang pertanian harus bermodalkan tanah yang luas. Anda bisa memanfaatkan perkarangan rumah yang disulap menjadi lahan agrobisnis yang menguntungkan.

Peluang Usaha Kecil Menengah UKM yang Menjanjikan

Berikut artikel mengenai 25 Peluang Usaha Rumahan Modal Kecil Tahun 2022 Berniat menjalankan bisnis rumahan yang baru di tahun 2021 ini, Anda mungkin sedang sibuk memilih dan menimbang-nimbang jenis bisnis yang akan dijadikan sebagai pilihan. Bukan hanya itu saja, perencanaan dan juga modal awal tentu menjadi hal lainnya yang tak bisa Anda lupakan.

Tidak harus selalu dengan modal yang besar, pada dasarnya banyak bisnis rumahan yang bisa dimulai dengan modal yang kecil. Saat ini, ada banyak pilihan jenis bisnis dengan modal terbatas yang bisa Anda jadikan sebagai pertimbangan, beberapa di antaranya bahkan bisa saja memberikan potensi keuntungan yang cukup besar. Pastikan memilih jenis bisnis yang tepat, sehingga bisa menjalankannya dengan mudah dan mendapatkan keuntungan yang maksimal.

Berikut ini adalah beberapa peluang bisnis rumahan dengan modal kecil yang bisa Anda jadikan sebagai pertimbangan:

 

1. Jual Pulsa dan Paket Internet

Peluang usaha rumahan jual pulsa dan paket internet ini sangat mengguntungkan di tahun 2020, Pulsa dan paket internet sudah menjadi kebutuhan banyak orang, sehingga sangat cocok untuk Anda jadikan sebagai bisnis rumahan. Anda bisa memulai usaha ini hanya dengan sebuah etalase kecil dan juga spanduk sederhana saja, sehingga orang-orang bisa melihat dan mendatangi rumah saat mereka membutuhkan pulsa dan paket internet.

2. Menjadi Dropshipper

Peluang usaha rumahan menjadi dropshiper di tahun 2020 ini masih menjannjikan, di karenakan menjalankan bisnis online tanpa repot untuk membuat persediaan dan bisa saja mendapatkan keuntungan besar dari bisnis rumahan ini. Anda hanya perlu bermodalkan pulsa internet dan kemampuan menjual yang baik, maka Anda sudah bisa menjadi seorang dropshipper. Bekerjasamalah dengan situs belanja / supplier yang dapat dipercaya, sehingga bisnis bisa berjalan dengan aman dan lancar.

3. Snack Kemasan yang Unik

Peluang usaha rumahan snak kemasan unik masih menjadi bidikan oleh para pelaku usaha di tahun 2020 di sebabkan dengan modal tidak terlalu besar sudah bisa menjalaninya. Membuat dan menjual makanan yang unik menjadi salah satu bisnis rumahan yang paling menjanjikan. Tidak perlu yang rumit, Anda bisa saja memulai ini dengan memilih snack yang unik dan disukai oleh banyak orang, seperti: keripik, kerupuk, dan yang lainnya. Lakukan pemasaran yang tepat, agar bisnis bisa berjalan lancar.

 

4. Air Minum Isi Ulang

Peluang usaha rumahan isi ulang air minum di tahun 2020 sangat menjanjikan, minimnya ketersediaan air bersih sudah menjadikan air minum isi ulang sebagai salah satu kebutuhan wajib untuk kebanyakan orang, terutama yang tinggal di kawasan perkotaan. Anda bisa menjadikan ini sebagai peluang bisnis yang menjanjikan, apalagi jika ternyata tinggal di kawasan strategis yang padat penduduk.

5. Tukang Potong Rambut

Peluang usaha rumahan tukang potong rambut menjadi salah satu trend usaha rumahan 2020. Jika memiliki keahlian yang baik dalam memotong rambut dengan rapi, maka Anda juga bisa menjadikan hal tersebut sebagai bisnis rumahan. Anda bisa menyiapkan peralatan yang memadai dan menjual jasa potong rambut sebagaimana yang dilakukan oleh tukang potong rambut profesional.

6. Jahit dan Permak Pakaian

Jika memiliki kemampuan yang cukup baik dalam menjahit dan membuat pola, maka bisa membuka usaha penjahit pakaian ini secara profesional. Namun jika merasa hal tersebut terlalu merepotkan atau bahkan kemampuan Anda tidak memadai, maka bisa membuka layanan permak pakaian sebagai usaha rumahan. Permak jeans menjadi salah satu yang paling banyak dicari dan bisa menjadikan ini sebagai pertimbangan. (red: konveksi kaos anak: KAOSAN)

7. Katering Harian

Pola hidup yang praktis dan juga tingkat kesibukan yang tinggi sudah membuat orang jarang memasak sendiri makanan yang mereka konsumsi. Membuka katering harian di rumah akan menjadi pilihan yang tepat, terutama jika memiliki keahlian yang baik dalam memasak. Ciptakan menu-menu yang lezat dan menarik, sehingga pelanggan akan tetap loyal sepanjang waktu.

8. Youtuber

Jika Anda termasuk orang yang kreatif dan memiliki kemampuan yang baik dalam menghasilkan video berkualitas dan bermanfaat, maka menjadi Youtuber akan menjadi pilihan yang tepat. Jangan salah, pekerjaan yang satu ini bahkan bisa saja memberikan penghasilan dalam jumlah yang mencengangkan, apalagi jika bisa konsisten dalam berkreasi.

9. Guru Privat

Bisnis rumahan ini hanya cocok untuk yang memiliki kemampuan akademik lumayan dan memiliki kesabaran dalam mengajar. Anda bisa menjadi guru privat untuk anak-anak sekolah, sesuai dengan mata pelajaran yang memang benar-benar Anda kuasai dengan baik, misalnya: matematika, Bahasa Inggris, fisika, dan yang lainnya. Anda bisa membuka tempat les di rumah atau bahkan mendatangi langsung murid-murid tersebut di rumah mereka.

10. Web Designer

Bila Anda termasuk orang yang jago desain dan sudah terbiasa membangun website secara profesional, maka hanya perlu menjadikan kemampuan tersebut sebagai bisnis yang menghasilkan. Era digital memberi banyak peluang bagi para web designer untuk berkarya dan berkreasi, termasuk mendapatkan uang yang cukup besar dari pekerjaan yang satu ini.

11. Penerjemah

Pesatnya perkembangan teknologi informasi memungkinkan Anda bekerja dan memulai usaha dari rumah, apalagi jika Anda memiliki kemampuan untuk menerjemahkan bahasa asing. Anda bisa menjadi penerjemah profesional dan menjual layanan jasa secara online, baik itu melalui situs pribadi ataupun portal pencari kerja.

12. Jasa Cuci Kendaraan Bermotor

Ada banyak orang yang memiliki kendaraan, bahkan hampir semua orang dewasa dan sudah bekerja memiliki setidaknya satu kendaraan bermotor. Anda bisa membuka bisnis layanan pencucian kendaraan bermotor di halaman rumah, terutama jika lokasi rumah berada di kawasan ramai / pinggir jalan. Jika ingin dalam skala sederhana, Anda bisa memulai usaha ini untuk cuci kendaraan roda dua (motor) saja.
13. Tukang Service Perabotan Elektronik

Setiap rumah akan memiliki beragam perabotan elektronik, bahkan dalam beberapa item yang berbeda sekaligus. Bagi yang memiliki kemampuan untuk mereparasi / memperbaiki perabotan elektronik, Anda bisa menjual jasa service ini di rumah dan mendapatkan uang yang lumayan dari layanan tersebut.

14. Laundry Kiloan

Kebanyakan orang sudah tidak mencuci pakaian mereka sendiri, terutama mereka yang bekerja atau masih duduk di bangku kuliah dan jauh dari orangtua. Anda bisa menjadikan laundry kiloan ini sebagai pilihan bisnis rumahan, apalagi jika tinggal di kawasan yang banyak dihuni orang kantoran dan anak kuliahan.

15. Penulis Online

Untuk yang memiliki kemampuan menulis yang cukup baik, Anda juga bisa menjadikan hal tersebut sebagai bisnis yang menghasilkan. Ada banyak situs yang menerima berbagai karya tulis dan bisa mendapatkan uang dengan hanya menjual tulisan saja di sana.

16. Penulis Ebook

Masih seputar dunia menulis, Anda juga bisa menjadikan bidang yang satu ini sebagia bisnis rumahan yang menghasilkan. Menulis ebook dan memasarkannya dengan tepat secara online dan konsisten, akan membantu Anda lebih mudah untuk mendapatkan pasar. Tulislah ebook yang bermanfaat dan memberi solusi bagi orang-orang, sehingga laku dijual.

17. Layanan Jasa Pembukuan UMKM

Jumlah UMKM belakangan ini bertambah dengan begitu pesat, namun sistem pembukuan masih menjadi salah satu permasalahan dasar hingga saat ini. Untuk yang memiliki kemampuan yang baik dalam pembukuan, Anda bisa menjual layanan jasa pembukuan UMKM ini secara profesional, sebab ada banyak yang membutuhkannya.

18. Jasa Penitipan dan Perawatan Hewan Peliharaan

Bagi pecinta binatang dan memiliki area rumah yang cukup, bisa menjadikan bisnis yang satu ini sebagai sumber penghasilan. Anda bisa menjual jasa penitipan atau bahkan sekedar penawaran saja, di mana orang bisa memenuhi kebutuhan perawatan hewan peliharaan mereka dengan mudah. Anda juga bisa menjual jasa ini dengan cara mendatangi langsung rumah klien.

19. Layanan Jasa Manajemen Sosmed

Populernya media sosial menjadi kebutuhan tersendiri bagi banyak perusahaan dan pelaku bisnis, di mana mereka menggunakan media sosial ini untuk mendongkrak perkembangan bisnis mereka. Untuk yang ahli di bidang yang satu ini, Anda bisa menjual layanan manajemen media sosial secara profesional, sehingga bisa mendapatkan penghasilan dari usaha tersebut.

20. Payment Point Online Banking (PPOB)

Menjadi agen pembayaran resmi (PPOB) juga akan memberikan Anda peluang untuk mendapatkan penghasilan yang lumayan. Saat ini, kebanyakan orang tidak memiliki banyak waktu untuk membayar sendiri tagihan mereka di berbagai tempat yang berbeda dan memilih untuk menggunakan layanan PPOB ini.

21. Fotografer

Jika memiliki keahlian dan juga peralatan yang memadai di bidang fotografi, maka bidang yang satu ini juga bisa menjadi sumber uang. Anda bisa membuka studio mini di rumah dan menjual layanan jasa fotografi yang profesional, sehingga bisa menangani berbagai event klien dengan lancar.

22. Layanan Jasa Ketik

Jika tinggal di kawasan kampus, sekolah atau bahkan prea perkantoran, maka bisnis yang satu ini akan sangat menjanjikan. Layanan jasa ketik masih sangat banyak dicari dan bisa menjalankan usaha ini dengan begitu mudah di rumah Anda.

23. Membuat Tanaman Artifisial

Ada banyak event yang membutuhkan tanaman artifisial, terutama di kawasan perkotaan yang ramai dan banyak menggelar acara sepanjang tahun. Untuk membuat usaha yang satu ini, Anda wajib memiliki jiwa seni dan juga kemampuan yang baik untuk berkreasi. Keunikan dan juga orisinalitas tentu akan menjadi hal penting yang tak boleh diabaikan.

24. Editor dan Proofreader

Jika memiliki kemampuan yang baik dalam mengedit naskah atau bahkan sekedar melakukan proofreading, maka bisa menjual kemampuan tersebut dan mendapatkan uang. Kedua pekerjaan ini sudah lebih mudah dilakoni dari rumah, sebab sistem online memungkinkan Anda lebih mudah untuk bertemu dan berhubungan dengan klien.

25. Konsultan SEO

Menjadi konsultan SEO juga akan memberi penghasilan yang lumayan, sebab saat ini ada banyak perusahaan yang membutuhkan layanan yang satu ini. Jika sudah memiliki kemampuan di bidang ini, maka tinggal menjual layanan jasa tersebut secara online. Namun jika masih belum begitu mahir, maka berusaha sekaligus belajar tentu akan menjadi pilihan yang baik.
Sesuaikan dengan Minat dan Memiliki Potensi Menguntungkan

Menjalankan bisnis rumahan tidaklah harus selalu dengan modal besar, Anda juga bisa memulai bisnis dengan modal yang terbatas. Pilih bidang yang dikuasai dengan baik dan memiliki potensi keuntungan yang juga menjanjikan, sehingga bisnis rumahan bisa mendatangkan penghasilan yang lancar bagi keuangan.

 

Pertanyan-pertanyaan Mengenai Peluang Usaha UKM

Apa perbedaan UMKM dan UKM?

Pada dasarnya, UKM merupakan singkatan dari Usaha Kecil dan Menengah. Istilah UKM seringkali digunakan untuk menjelaskan unit usaha kecil dan menengah. Sementara itu, UMKM atau Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah lebih sering menitikberatkan pada cakupan unit usaha mikro.

Siapa saja yang disebut UKM?

Siapa Saja yang Termasuk Pelaku UMKM, Jenis komoditi/ barang yang ada pada usahanya tidak tetap, atau bisa berganti sewaktu-waktu. Tempat menjalankan usahanya bisa berpindah sewaktu-waktu. Usahanya belum menerapkan administrasi, bahkan keuangan pribadi dan keuangan usaha masih disatukan.

Apa yang dimaksud dengan UKM usaha kecil dan menengah?

UKM (Usaha Kecil dan Menengah) adalah istilah yang mengacu ke jenis usaha kecil yang memiliki pemasukan paling banyak Rp 200 juta dengan jumlah pekerja di bawah 20 orang. Selain itu, UKM juga bukan anak perusahaan atau cabang perusahaan.

Apa yang dimaksud dengan UMKM?

Begini Cara Daftar UKM Secara Online, Mudah Kok! … Hal ini tentunya didukung oleh pemerintah dengan adanya program yang bernama Usaha Mikro Kecil dan Menengah, dimana UMKM merupakan singkatan dari usaha mikro, kecil dan menengah.

Apa itu UKM dan contohnya?

UKM adalah jenis bisnis yang dijalankan dengan skala kecil dan menengah dan bukan anak perusahaan atau cabang perusahaan mana pun. Jadi secara tidak langsung pengertian UKM adalah usaha kecil memiliki pemasukan di bawah 300 juta dengan jumlah pekerja di bawah 20 orang.

Apa yg dimaksud dengan usaha mikro?

Pengertian UMKM hal tersebut tertuang dalam UU Nomor 20/2008 tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah. Usaha mikro adalah usaha produktif milik orang perorangan dan/atau badan usaha perorangan yang memenuhi kriteria usaha mikro sebagaimana diatur dalam UU tersebut.

Apa peran UKM?

Usaha Kecil dan Menengah (UKM) mempunyai peran yang strategis dalam pembangunan ekonomi nasional, oleh karena selain berperan dalam pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja juga berperan dalam pendistribusian hasil-hasil pembangunan.

 

Itulah penjelasan mengenai UKM atau UMKM yang bisa Anda ketahui. Dengan memulai usaha, Anda membuka peluang untuk membuka lapangan pekerjaan, dan meningkatkan perekonomian kehidupan. Lihat peluang yang ada disekitar dan selalu semangat untuk sukses.

Dalam menyikapi peluang usaha di tahun 2022, selayaknya di bantu dengan sistem marketing offline maupun online untuk menjalankan usahanya. jika Anda membutuhkan Jasa pembuatan website dan Kursus Pembuatan Website, SEO, desain web, optimasi website, sosial media marketing dll terbaik di kota solo silahkan kunjungi www.solodesain.co.id


Berita Bisnis UKM | Berita UKM | Bisnis Online | Event Bisnis UKM | Info Bisnis UKM | Liputan Bisnis | Pelatihan UKM | Pembiayaan UKM | Permodalan UKM | Strategi Bisnis UKM | Tips Bisnis UKM

Bisnis UKM