Bisnis UKM

10 Contoh Bisnis UKM yang Layak Ditiru

Contoh bisnis UKM yang menjanjikan dan layak ditiru oleh pelaku UMKM di Indonesia. Berikut kami sajikan sebuah artikel mengenai contoh bisnis UKM

Contoh bisnis UKM yang menjanjikan dan layak ditiru oleh pelaku UMKM di Indonesia. Berikut kami sajikan sebuah artikel mengenai contoh bisnis UKM yang memiliki peluang usaha UKM yang bisa anda jadikan referensi.

10 Contoh Bisnis UKM yang Layak Ditiru

Lalu, apa saja jenis bisnis yang termasuk dalam kategori UKM? Apabila dieksplorasi, ada banyak peluang yang bisa dikembangkan, di antaranya 12 contoh berikut:

1. Contoh Bisnis UKM Kuliner

Bisnis kuliner UKM adalah bisnis yang tak pernah mati karena makanan merupakan kebutuhan semua orang. Ragam usaha kuliner yang bisa dikembangkan pun sangat banyak. Anda dapat memulai berbisnis di bidang ini dengan modal awal yang kecil. Untuk sukses, kuncinya terletak pada kualitas rasa makanan, pelayanan, dan strategi pemasaran.

UKM pertama yang menjanjikan untuk mencapai sukses adalah UKM bidang kuliner. Kuliner yang berkaitan dengan makanan ini memang akan selalu dicari setiap orang untuk memenuhi kebutuhan pokoknya. Maka dari itu bisnis UKM dibidang kuliner ini tak akan pernah mati jika Anda mampu mengerjakannya dengan baik. Bisnis UKM di bidang kuliner ini sendiri ada banyak macamnya, sebut saja kuliner makanan ringan (camilan), minuman, hingga makanan pokok. Dan semua kategori bisnis kuliner tersebut sama-sama memiliki peluang dan prospek yang bagus untuk Anda jalankan sebagai usaha skala besar atau skala kecil (UKM).

UKM dibidang kuliner yang telah mencapai sukses sendiri sudah banyak. Pada jenis kuliner camilan kita bisa menyebut keripik Maicih kreasi Reza Nurhilman. Pada jenis kuliner minuman kita bisa menyebut es teler 77 milik Munriati dan pada jenis kuliner makanan poko ada Pecel Lele Lela yang dikreasikan oleh Rangga Umara. Ketiga contoh bisnis kuliner diatas memang telah mencapai kesuksesannya bila sekarang mau meniliknya dari omset dan jumlah cabangnya. Meski sepertinya tidak seperti kelas UKM jika dilihat kondisinya sekarang, namun perlu Anda tahu bahwa ketiganya memulai usahanya ini dari skala kecil atau UKM.

2. Contoh Bisnis UKM Fashion

Bisnis UKM fashion juga berpotensi menghasilkan profit yang besar, terutama pada momen tertentu seperti hari raya. Tren mode yang terus berganti seiring perubahan zaman membuat bisnis ini tidak pernah jalan di tempat. Anda bisa mengembangkan UKM di bagian produksi maupun jual beli produk fashion, baik di toko konvensional, maupun online.

Jika Anda tidak tertarik dengan dunia kuliner maka Anda bisa melirik jenis UKM yang berikutnya yaitu UKM di bidang fashion. Usaha dibidang fashion ini juga memiliki peluang yang besar untuk sukses karena pakaian termasuk salah satu kebutuhan pokok atau primer yang akan selalu dicari manusia. Apalagi saat ini pakaian yang terus mengalami perkembangan mode, maka hal ini akan berimbas pada dunia fashion yang akan membuatnya semakin berkembang.

Jenis-jenis bisnis fashion sendiri ada banyak jumlahnya. Sebut saja fashion pada kategori pakaian pria atau wanita, fashion pakaian muslim, fashion pakaian model korea, dan masih banyak lagi. Jika mau membahas satu contoh kita bisa menyebut brand Jilbab Rabbani yang telah sukses menjalankan bisnisnya dari skala kecil (UKM). Dengan memfokuskan pada para wanita muslimah, Jilbab Rabbani menghadirkan fashion muslimah yang bernilai dan bermutu. Dalam menjalankan bisnisnya ini Jilbab Robbani sendiri menerima para pengecer (reseller) untuk mendapatkan keuntungan dari penjualan produk mereka. Tidak hanya Jilbab Rabbani, saat ini sendiri sudah banyak suplier brand fashion yang menawarkan sistem penjualan dengan cara reseller ataupun dropship. Dari sini kita pun bisa menjalankan bisnis meski dengan modal yang relatif kecil.

3. Bisnis UKM Pendidikan

Tempat-tempat kursus dan pelatihan tatap muka cukup digemari, baik pelajar sekolah maupun orang yang ingin menambah keahlian khusus. Untuk memulai berbisnis di bidang ini, Anda harus mengenali kemampuan diri sendiri sebagai modal awal. Selanjutnya, tawarkan keunggulan yang tidak bisa diperoleh pengguna jika hanya belajar secara online.

Bila Anda memiliki minat dan kegemaran pada bidang pendidikan, maka Anda bisa membuka bisnis UKM di bidang pendidikan. Pendidikan yang semakin tahun semakin menuntut keseriusan dan menjadi kebutuhan untuk bisa menyongsong masa depan yang lebih cerah membuat banyak orang mengejar pendidikan ini dengan tingkat yang setinggi-tingginya. Maka dari sini akan banyak peminat dari masyarakat yang untuk mendapatkan pendidikan. Untuk skala kecil (UKM) bisa jadi Anda akan kesulitan untuk membuka sekolah dan universitas yang membutuhkan dana yang besar. Namun peluang Anda belum tertutup bila Anda hanya memiliki modal sedikit untuk membuka usaha dibidang pendidikan ini. Bagaimana caranya? Anda bisa membuka tempat kursus atau bimbingan belajar (bimbel) dan lembaga pendidikan non formal lainnya. Lembaga-lembaga non formal ini memang tidak akan membuat Anda harus mengeluarkan dana besar untuk memulainya.

Salah satu contoh bisnis dibidang pendidikan yang kini sukses dari usaha awalnya dengan skala kecil (UKM) adalah Ganesha Operation (GO). Lembaga pendidikan yang dipelopori oleh Bob Foster ini memang telah sukses menjadikan bimbingan belajarnya sebagai yang terdepan di Indonesia. Contoh lain adalah Robota Robotics School yang merupakan lembaga pendidikan robot terbesar di Indonesia yang mulai menyebar ke ke seluruh masayarakat Indonesia. Selain Ganesha Operation dan Robota Robotics School ada juga International Language Program (ILP) yang merupakan lembaga pendidikan bahasa Inggris. ILP yang kini menawarkan kemitraan dalam bisnis waralaba juga mengawali usahanya dari skala kecil (UKM).

4. Bisnis UKM Otomotif

Ada banyak peluang bisnis UKM di bidang otomotif, antara lain jual beli suku cadang kendaraan, rental mobil atau motor, bengkel otomotif, dan jasa cuci kendaraan. Bisnis ini sangat potensial karena jumlah kendaraan terus bertambah. Menurut Katadata, di Jakarta saja, rata-rata pertumbuhan jumlah kendaraan bermotor adalah 5,3% per tahun.

Anda hobi dan sangat suka dengan dunia otomotif? Mengapa tidak membuka bisnis UKM dibidang otomotif saja. Dengan kegemaran yang Anda miliki Anda bisa menjadikan bisnis ini berhasil dan sukses. Dengan adanya pertumbuhan dan perkembangan bidang otomotif di Indonesia maka membuat para konsumennya semakin tahun semakin besar, Anda bisa memulainya dari kecil dulu. Seperti yang dilakukan beberapa perusahaan berikut yang mengawali karirnya dengan Usaha Kecil Menengah seperti : AHRS (Asep Hendro Racing Sport) juga mengawali bisnis ini dari kecil (UKM). Selain menyediakan spare part, Anda juga bisa menjalankan UKM dibidang otomotif ini dengan menjual jasa cuci kendaraan, menjual helm dan perlengkapan berkendara atau juga membuka bengkel dan lain sebagainya.

5. Bisnis UKM Agribisnis

Sebagai kebutuhan pokok, peluang bisnis agribisnis, yaitu bisnis di bidang pertanian dan peternakan, sangat terbuka lebar. Namun, pelaku UKM masih didominasi oleh orang tua. Beberapa contohnya adalah ternak ayam potong atau ayam petelur, budidaya tanaman rempah, jual sayur organik, dan jual bibit tanaman.

Indonesia yang tanahnya sangat subur tentu merupakan modal yang bagus untuk Anda mengembangkan UKM dibidang agrobisnis. Agrobisnis sendiri adalah usaha dibidang pertanian, perkebunan dan peternakan. Dengan meyediakan lahan yang Anda miliki, Anda tinggal membeli bibit tanaman atau hewan yang harganya tak terlalu mahal dan menanamnya atau memeliharanya untuk kemudian dirawat dan akhirnya menghasilkan keuntungan dari panen yang melimpah. Beberapa hasil dari UKM agrobisnis ini sendiri adalah padi, sayur-mayur, buah-buahan dan hasil peternakan yaitu berupa daging , telur atau susu. Dari hasil UKM agrobisnis ini akan terlihat bahwa produknya akan selalu dicari oleh konsumen.

Jadi Anda tak perlu khawatir terkait pangsa pasarnya. Yang perlu Anda seriusi untuk bisa menjadikan bisnis ini sukses adalah kualitas dari produk agrobisnis yang dihasilkan. Salah satu contoh bisnis agrobisnis yang telah mencapai kesuksesan adalah kemchick milik Bob Sadino. Diawali dari bisnis biasa (UKM), Bob Sadino kini telah berhasil mengembangkan Kemchick menjadi bisnis yang bertaraf dan berkualitas modern yang cabangnya tersebar dibanyak tempat.

6. Bisnis UKM Tour & Travel

Bisnis tour & travel sangat potensial, terutama di daerah pariwisata. Anda bisa menawarkan paket tur dengan ekstra fasilitas yang memudahkan wisatawan. Bisnis ini juga mencakup layanan akomodasi, seperti guest house, cottage, villa, losmen, dan sebagainya. Ada pula bisnis oleh-oleh yang menggiurkan, baik makanan maupun produk khas.

7. Bisnis Produk Kreatif UKM

Ragam produk kreatif atau kerajinan tangan memiliki nilai jual yang tinggi. Keunggulannya terletak pada keunikan dan sisi artistiknya. Ada banyak peluang usaha kecil dan menengah di bidang ini, mulai dari membuat produk fesyen hingga aksesori dan ornamen untuk rumah.

8. Bisnis UKM Teknologi Internet

Berbasis teknologi internet, bisnis UKM jauh lebih berkembang. Bisnis ini dibutuhkan oleh masyarakat masa kini yang akrab dengan dunia maya. Selain potensial, bisnis teknologi internet juga memiliki lingkup yang luas sehingga memungkinkan beragam inovasi dan eksplorasi.

Terakhir, bisnis skala kecil (UKM) yang menjanjikan untuk dijalankan adalah UKM dibidang teknologi internet. Kini di zaman yang serba canggih ini UKM memang bisa menyasar bisnis digital berbasis teknologi internet dengan istilah bisnis “startup”. Kebutuhan akan informasi, hiburan dan layanan yang semakin besar dari publik menjadikan bisnis startup ini semakin tahun semakin menguntungkan. Dan untuk menjalankan bisnis ini Anda tak perlu mengeluarkan uang dalam jumlah yang besar. Anda hanya cukup menyediakan sebuah aplikasi atau situs yang bisa Anda buat sendiri dengan server yang bisa dibeli dengan harga yang terjangkau.

Beberapa jenis bisnis berbasis digital internet (startup) sendiri bisa Anda pilih sesuai kebutuhan seperti di bidang #eCommerce, media online, aplikasi, dan lain-lain. Contoh bisnis startup yang telah sukses di Indoensia adalah kaskus yang dipelopori oleh Andrew darwis, Arnold Sebastian pendiri TokoBagus.com, Ahmad Zaky pendiri BukaLapak.com serta komik digital Si Juki yang menawarkan konten segar dan lucu bagi para pembacanya.

9. Bisnis UKM Kecantikan

Dengan modal yang tidak terlalu besar, Anda bisa memulai bisnis kecantikan seperti salon. Peluangnya pun cukup besar. Supaya sukses, hal yang bisa ditawarkan adalah kualitas layanan dan variasi jasa.

10. Bisnis Event Organizer

Anda juga bisa menggeluti bisnis event organizer dalam skala kecil hingga menengah jika modal tak seberapa. Ada banyak contoh yang bisa dicoba, seperti menyelenggarakan acara ulang tahun, anniversary, pernikahan, dan sebagainya.

11. Bisnis Jasa Kebersihan

Jasa kebersihan, contohnya laundry, merupakan kebutuhan masyarakat modern. Dengan modal yang tidak terlalu banyak, bisnis sudah bisa dimulai. Selain laundry, Anda juga bisa mengembangkan jenis lain, seperti membersihkan sepatu, helm, atau rumah.

12. Bisnis Kebutuhan Anak

Kebutuhan anak bermacam-macam, mulai dari pakaian, makanan, bacaan, hingga mainan. Bidang bisnis ini sangat menjanjikan karena orang tua biasanya tak sungkan mengeluarkan uang untuk kebutuhan anak.

Portland williamsburg vinyl

UMKM Adalah: Berikut Pengertian, Kriteria, Contoh, Cara Ekspansi dan Regulasi yang Menaunginya

UMKM adalah roda penggerak perekonomian Indonesia. Ketika berbicara tentang bisnis dan ekonomi, apalagi tentang dunia usaha terkadang kita dihadapkan pada satu istilah yang sangat berperan terhadap perekonomian yaitu UMKM.

Bahkan dari segi usaha pengelolaan, masih memiliki hubungan erat dengan perekonomian masyarakat di berbagai lapisan. Tetapi dalam bentuk usaha ekonomi yang non korporasi.

Di Indonesia sendiri bidang usaha semacam ini pada tahun 2016 ke atas justru mengalami peningkatan. Ini menjadi bukti kalau masyarakat masih berminat untuk menjalankan usaha UMKM dengan baik.

Dalam perspektif usaha seperti yang dijelaskan di atas, maka lumrah jika ada pengamat yang menyamakan antara UMKM dengan UKM.

Padahal jika dianalisis lebih mendetail sejatinya keduanya memiliki perbedaan yang sangat signifikan. Terutama jika peninjauan diarahkan pada segi lingkup usaha serta hukum yang menjadi regulasi keduanya.

Pengertian UMKM

Untuk poin pengertian UMKM penjelasannya akan kami bagi menjadi dua. Yaitu ada pengertian UMKM secara umum dan ada pengertian UMKM menurut para ahli.

Sedangkan di akhir nanti akan kami coba untuk menyimpulkan diantara keduanya menjadi pengertian yang lebih fokus dan terarah. Ini dia penjelasan lengkapnya:
Pengertian UMKM Secara Umum

Pengertian UMKM secara umum adalah singkatan dari Usaha Mikro Kecil dan Menengah. Yang mana ini merupakan satu model baru dalam kegiatan perniagaan atau perdagangan.

Ada juga yang mengartikan bahwa UMKM adalah suatu usaha perniagaan yang pengelolaannya dilakukan oleh individu atau perorangan serta badan usaha dengan lingkup kecil yang lebih dikenal dengan istilah mikro.
Pengertian UMKM Menurut Para Ahli

Ada beberapa para ahli yang ikut mendefinisikan pengertian dari UMKM. Ini dia beberapa diantaranya:
1. Rudjito

Menurut rudjito UMKM adalah usaha kecil yang menjadi sarana bantuan untuk meningkatkan perekonomian bangsa.

Pasalnya usaha ini ternyata bisa menjadi media untuk meningkatkan lapangan kerja serta menambah pasokan devisa negara melalui pajak yang dikeluarkan dari badan tersebut.
2. Inna Primiana

Inna Primiana mengambil definisi tentang UMKM dari sudut pandang berbeda. Menurutnya UMKM adalah suatu aktivitas yang ada hubungannya dengan ekonomi dan perekonomian dalam bentuk pergerakan pembangunan Indonesia.

Maka dari itu bidang usaha yang digariskan dalam sistem UMKM ada agribisnis, industri manufaktur, agraris serta peningkatan SDM.
3. Kwartono

Menurut Kwartono UMKM adalah bidang usaha yang terklasifikasi sebagai bentuk usaha dengan kekayaan bersih kurang dari 200 juta.

Dasar kalkulasi penghitungan kekayaan tersebut disesuaikan dengan omzet atau laba penjualan dalam periode tahunan yang diterima oleh perusahaan.

Kriteria UMKM

Kriteria UMKM maksudnya adalah sebuah badan usaha bisa disebut sebagai UMKM jika memiliki ciri-ciri atau karakter tertentu. Ini dia kriteria yang dimaksud:
1. Usaha Mikro

Kriteria yang masuk UMKM pertama adalah usaha mikro. Yaitu suatu usaha atau perusahaan yang memiliki aset bersih usahanya kira-kira 50 juta perbulan.

Biasanya untuk usaha jenis ini kekayaan yang berupa bangunan maupun perusahaan yang menjadi tempat usaha tidak masuk ke dalam kalkulasi.

Selain itu usaha mikro memiliki ciri-ciri tertentu. Seperti belum pernah melakukan administrasi keuangan yang sistematis, sulit mendapat bantuan dari perbankan, barang yang dijual selalu berubah-ubah serta bentuk usahanya relatif kecil.

Sedangkan contoh UMKM yang termasuk ke dalam kriteria usaha mikro adalah warung kelontong, peternak ayam, peternak lele, tukang cukur, dan warung nasi serta usaha yang sejenis.
2. Usaha Kecil

Usaha kecil juga merupakan kriteria dari sebuah badan usaha UMKM. Yang mana usaha kecil ini merupakan satu usaha yang dikelola oleh personal namun tidak tergolong sebagai badan usaha.

Kekayaan usaha yang tergolong usaha kecil biasanya berada di bawah 300 juta per tahun. Ini merupakan kekayaan bersih yang sudah dikalkulasi secara sempurna.

Usaha kecil juga memiliki ciri-ciri tertentu. Yaitu tidak memiliki sistem pembukuan, kesulitan untuk memperbesarkan skala usaha, usaha non ekspor impor serta masih memiliki modal yang terbatas.

Jika dilihat dari perspektif ini tentu usaha kecil memiliki progres bisnis yang lebih tinggi dibandingkan usaha mikro. Contohnya seperti industri kecil, koperasi, minimarket, toserba, dan selainnya.
3. Usaha Menengah

Sebuah badan usaha bisa disebut usaha menengah apabila laba bersih atau kekayaan aset dari perusahaan mencapai 500 juta perbulan. Namun sama dengan kriteria usaha yang lain kekayaan seperti tanah dan bangunan sebagai tempat usaha di dalam jenis ini juga tidak dimasukkan ke dalam kalkulasi.

Usaha menengah biasanya memiliki ciri-ciri manajemen usaha sudah lebih modern serta melakukan sistem administrasi keuangan sekalipun dengan model yang sangat terbatas.

Selain itu tenaga kerja yang ada di dalam perusahaan dengan kriteria usaha menengah biasanya sudah mendapatkan jaminan kesehatan dan kerja. Sedangkan untuk perusahaannya sendiri maka minimal harus memiliki NPWP, izin tetangga dan legalitas yang lainnya.

Contoh dari usaha menengah adalah usaha perkebunan, perdagangan ekspor impor, ekspedisi muatan kapal laut dan yang sejenis.

Ketiga kriteria itulah yang sejatinya menjadi ciri-ciri atau karakter dari UMKM. Ini juga sesuai dengan singkatannya yaitu Usaha Mikro Kecil Dan Menengah.

Undang-Undang Yang Mengatur Tentang UMKM Di Indonesia

UMKM atau usaha mikro kecil dan menengah sejatinya tidak berdiri sendiri. Melainkan ada regulasi yang menjadi pelindungnya. Ini dia regulasi yang dimaksud:

1. Peraturan Presiden Nomor 98 Tahun 2014

Regulasi ini menjelaskan tentang hukum izin usaha mikro kecil dan menengah. Yang mana pihak pengusaha harus memiliki surat izin usaha sebagai bukti pengesahan dan legalitas dari pemerintah.

2. PP Nomor 23 Tahun 2018

Ini merupakan regulasi yang mengatur pelonggaran pajak yang dikeluarkan oleh kalangan UMKM. Yang mana untuk nominal pajak didasarkan atas penghasilan dari usaha yang diterima perusahaan melalui peredaran bruto tertentu.

3. Peraturan Menteri Perekonomian Nomor 11 Tahun 2017

Regulasi ini terkait dengan pendanaan modal usaha untuk UMKM. Yang mana dengan regulasi ini akan terjadi peningkatan dan perluasan pelayanan bank terhadap pengusaha UMKM yang produktif serta memiliki daya saing.

4. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008

Ini terkait dengan kemitraan antara pemerintah dengan pengusaha UMKM. Yang mana dengannya pemerintah juga berkewajiban untuk menyediakan informasi-informasi data yang berisi para pelaku usaha mikro kreatif dan produktif.

Artinya dengan regulasi ini pemerintah juga berkewajiban dalam menciptakan perkembangan UMKM yang lebih baik serta menjalani kemitraan dalam aspek evaluasi dan pemantauan usaha.

Tips Cara Agar Bisnis UKM & UMKM Berekspansi Secara Global

Mulailah dengan meneliti pasar potensial untuk produk Anda. Ada sejumlah pertanyaan yang perlu ditanyakan oleh bisnis saat memutuskan untuk melakukan ekspansi bisnis pada awalnya:

Apakah ada hambatan yang ada di pasar Bisnis UKM selama ini?
Apakah pasar mengenal produk atau layanan Bisnis UKM Anda?
Seperti apa infrastruktur bisnis UKMAnda sekarang?

Jawaban gabungan untuk pertanyaan di atas akan membantu Anda mengidentifikasi pasar terbaik untuk UKM Anda.

Jika Anda sudah mendapatkan seluruh jawaban dari pertanyaan diatas dan Anda memutuskan untuk melakukan ekspansi, berikut adalah hal-hal yang wajib Anda perhatikan

Rencana Bisnis secara Menyeluruh

Kunci keberhasilan dalam bidang bisnis apa pun adalah memiliki rencana tertulis yang jelas. Ini adalah langkah yang dilewati beberapa UMKM karena memakan waktu dan menantang ketika dilakukan dengan baik.

Pada akhirnya, upaya yang Anda lakukan untuk merencanakan ekspansi Anda akan membuahkan hasil. Ini juga akan menghindari Anda dari tindakan ekspansi yang tidak direncanakan dan berakhir pada kegagalan.

Sumber Keuangan

Segala bentuk ekspansi akan membutuhkan pembiayaan. Selain sumber keuangan yang ada selamanya, pertimbangkan untuk menghubungi perusahaan investasi dan lembaga pemerintah yang mungkin memiliki anggaran untuk membantu pengembangan UMKM seperti KUR yang selama ini menjadi andalan pemerintah untuk membantu usaha kecil menengah

Bangun Keahlian

Seperti halnya setiap bisnis, karyawan Anda adalah kunci kesuksesan. Diperlukan keahlian untuk menumbuhkan UMKM Anda secara global.

Tergantung pada industri Anda, ini mungkin melibatkan pemasok sumber daya, produsen atau suplier yang membuat bisnis Anda memiliki peluang untuk dapat berkembang.

Jika tidak ada pengetahuan yang ada tentang bidang ini, ada baiknya mempekerjakan ahli sehingga bisnis Anda menghindari kesalahan dalam memilih pasar.

Bisnis UKM & UMKM Lebih Maju dengan Pembukuan yang Benar

Salah satu masalah yang dihadapi banyak UMKM di Indonesia adalah mereka tidak melakukan pembukuan pada manajemen keuangan mereka pada saat memulai bisnis. Hal ini sangat berbahaya, terutama bagi UMKM yang tidak mempunyai modal besar karena mereka tidak bisa mengetahui keuntungan atau kerugian yang bisnis mereka dapatkan.

Masih banyaknya UMKM yang buta akuntansi menjadikan masalah yang harus diselesaikan dengan segera. Terutama dengan kemajuan teknologi saat ini dimana sudah banyak software akuntansi yang mampu membuat proses pembukuan lebih optimal sekalipun Anda tidak mengetahui ilmu akuntansi secara mendalam.

contoh-bisnis-ukm
Contoh Bisnis UKM Kuliner

Kunci Bisnis UKM yang Layak Ditiru Kerja Keras

Bagi Anda yang ingin membuka bisnis dengan budget yang minim, Anda bisa menjadikan beberapa data dan informasi bidang UKM diatas sebagai referensi atau rujukan. Namun meski menjanjikan, sebagai pengusaha Anda juga tak boleh hanya berdiam diri dan bersantai-santai. Lebih dari itu untuk bisa menjanjikan atau menguntungkan, Anda harus berusaha, berjuang dan bekerja keras dan tidak mudah menyerah untuk bisa menjadikan bisnis Usaha Kecil Menengah ini lebih sukses.

 


B2B marketplace UKM dan direktori bisnis online UMKM di Indonesia, kami memilki member yang sudah menggunakan layanan dari Bisnis UKM, selain sebagai portal Marketplace kami pun menyediakan berbagai layanan periklanan, seperti pembuatan website, pembuatan Company Profile dan masih banyak sekali media promosi yang kami sediakan untuk kepentingan Digital Marketing lain nya.

Bisnis UKM adalah B2B Marketplace dan Direktori Bisnis, Supplier produk UKM & UMKM di Indonesia.

Situs Jual Beli khusus B2B Marketplace UMKM, B2B E-commerce UKM, Pusat Distributor Produk UKM, Trading, Supplier Produk, Agen, Grosir, Importir, Exportir dan Penyedia Jasa Usaha Mikro dan Menengah di Indonesia.

Bisnis UKM